Mungkin BMW E30 merupakan mobil paling ikonik di Indonesia. Mobil yang dikendarai Ongky Alexander dalam Film Catatan Si Boy ini bisa dibilang sebagai "Fashion Icon" anak muda tahun 80an akhir hingga 90an awal, bahkan mobil ini sampai sekarang pun masih banyak di cari berbagai kalangan usia.
"Lo bukan anak BMW kalo lo gak main E30". Itu pepatah yang pernah gue denger. Itu menunjukan eksistensinya di dunia komunitas otomotif sangat besar sampai sekarang. Di Indonesia sendiri, banyak E30 yang masih berkeliaran di jalanan ibu kota, dan bukan hanya mobil standaran saja yang berkeliaran. Banyak E30 yang sudah dimodifikasi dengan berbagai macam aliran seperti OEM, Stance, dan Single tuner. Emang, E30 adalah mobil yang cocok dalam berbagai aliran modifikasi, dan ketersediaan part aftermarket mobil ini masih banyak. Tidak heran jika mobil ini dekat dengan dunia modifikasi.
E30 Hartge

E30 Hartge

BMW menyediakan 4 varian bodi untuk E30 (Coupe, sedan, convertible, dan touring/wagon). Namun, BMW hanya menjual resmi versi sedannya saja di Indonesia. Di sektor mesin, banyak variasi mesin yang dipasang di E30. namun yang masuk di Indonesia hanya varian 318i yang pada awalnya menggunakan mesin M10B18 4 silinder sebelum diganti menjadi M40B18 4 silinder. Kedua mesin tersebut memiliki volume 1800cc. mesin M40 bawaan mobil ini terkenal bandel dan irit. gak heran mesin ini masih menjadi andalan para pemain E30.
Kalau di luar negeri beda cerita, Pada saat diluncurkan saja ada 4 tipe mesin yang berbeda, yaitu 316 4 silinder Karburator, 318i 4 silinder injeksi, 320i 6 silinder, dan 323i 6 silinder. disusul di tahun-tahun berikutnya dengan 325i, 325iX, 325e, 324tD, dan masih banyak lagi.
Bicara sejarah E30, proyek mobil ini pertama kali dimulai pada tahun 1976. Desain yang ikonik ini merupakan hasil gambar dari desainer Claus Luthe dan Boyke Boyer. Tahun 1979 desain terakhir disetujui, dan mobilnya diluncurkan pada November 1982.

E30 Alpina

BMW M3 E30 adalah M3 pertama di dunia. Mobil ini dibuat pertama kali untuk mengikuti kompetisi balap dunia seperti DTM dan WTCC yang pada saat itu masih menggunakan peraturan Homologasi. Pada saat itu, suatu pabrikan harus menjual 2 ribu mobil jalanan agar bisa mengikuti kompetisi-kompetisi tersebut, namun entah mengapa BMW malah membuat 16 ribu BMW M3. 
Perbedaan BMW M3 dan Seri 3 biasa terletak di over fendernya yang mengotak, perbedaan selanjutnya terletak di penggunaan velg yang berbeda. BMW M3 juga dilengkapi bodykit yang berbeda dengan Seri 3 lainnya. 
BMW M3 ditenagai dengan mesin 2300cc 4 silinder segaris yang berkode S14B23. Mobil ini dapat mengeluarkan tenaga 215 HP yang disalurkan melalui transmisi manual dogleg 5 percepatan. Pada tahun terakhir produksi M3, BMW mengeluarkan BMW M3 Sport Evolution 2 yang menggunakan mesin 2500cc 4 silinder berkode S14B25. BMW M3 Evo 2 ini menghasilkan tenaga 235 HP. 

BMW E30 M3

Di Indonesia, harga pasar BMW E30 sangat tidak dapat diprediksi, semua tergantung model. Ada yang dibawah 30 juta  (318i kondisi bahan) hingga diatas 1 Miliar (M3). Karena sekarang minat orang terhadap BMW tua sedang naik, diprediksi harganya akan bertahan bahkan naik.
Words by: Rafi Aditya
Photos by: Rafi Aditya

You may also like

Back to Top